Pencegahan Covid-19, Turki Hentikan Penerbangan ke 46 Negara Lagi

Kementerian Pengangkutan dan Infrastruktur Turki mengumumkan satu langkah pencegahan baru untuk pengangkutan udara.

Pencegahan Covid-19, Turki Hentikan Penerbangan ke 46 Negara Lagi

 

Di Turki, dalam rangka pencegahan wabak jenis baru coronavirus (Covid-19), penerbangan-penerbangan ke 46 negara lagi telah dihentikan.

Kementerian Pengangkutan dan Infrastruktur Turki mengumumkan satu langkah pencegahan baru untuk pengangkutan udara.

Menurutnya, bermula pada hari Sabtu 21 Mac pukul 17.00 waktu Turki, penerbangan ke 46 negara lagi telah dihentikan. Dengan demikian Turki telah menghentikan penerbangan ke 68 negara.

Bersama dengan keputusan memberhentikan penerbangan ke Turki oleh Rusia, Qatar dan Libya, bilangan negara yang lalu lintas udaranya diputus telah mencecah 71.

68 negara yang dipersoalkan adalah sebagai berikut:

Jerman, Angola, Austria, Azerbaijan, Bangladesh, Belgium, Emiriah Arab Bersatu, United Kingdom, Algeria, Djibouti, Chad, Republik Czech, China, Denmark, Dominika, Ecuador, Guinea Khatulistiwa, Maghribi, Pantai Gading, Filipina, Finlandia, Perancis, Guatemala, Korea Selatan, Georgia, India, Belanda, Iraq, Iran, Ireland, Sepanyol, Sweden, Switzerland, Itali, Cameroon, Kanada, Montenegro, Kazakhstan, Kenya, TRNC, Colombia, Kosovo, Kuwait, Makedonia Utara, Latvia, Lubnan, Hungary , Mesir, Mongolia, Moldova, Mauritania, Nepal, Niger, Norway, Uzbekistan, Panama, Peru, Poland, Portugal, Slovenia, Sri Lanka, Sudan, Arab Saudi, Taiwan, Tunisia, Ukraine, Oman dan Jordan.

 



Berita Terkait