Perkuat Kerjasama Pertahanan, Menteri Pertahanan Prabowo Diterima Presiden Erdoğan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto diterima Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, pada kesempatan kunjungannya ke Turki, 27-29 November 2019.

Perkuat Kerjasama Pertahanan, Menteri Pertahanan Prabowo Diterima Presiden Erdoğan
WhatsApp Image 2019-12-01 at 14.48.02 (1).jpeg
WhatsApp Image 2019-12-01 at 14.48.02.jpeg
WhatsApp Image 2019-12-01 at 14.48.03 (1).jpeg

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto diterima Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, pada kesempatan kunjungannya ke Turki, 27-29 November 2019. Selain didampingi oleh Duta Besar RI untuk Republik Turki, pertemuan dengan Presiden Erdoğan tersebut juga dihadiri oleh Menhan Turki, Hulusi Akar dan Ketua Presidensi Industri Pertahanan, Ismail Demir.  Dalam pertemuan tersebut berlangsung diskusi interaktif mengenai berbagai aspek kerjasama pertahanan. 

“Pertemuan berlangsung hangat dan interaktif. Menhan Prabowo menyampaikan salam dari Presiden Jokowi dan keinginan Indonesia untuk semakin memperkuat kerjasama pertahanan dan industri pertahanan yang sudah ada selama ini.  Sementara itu Presiden Erdoğan juga menegaskan kembali perhatian khusus Turki terhadap hubungannya dengan Indonesia, termasuk di bidang kerjasama pertahanan”, ujar Duta Besar RI untuk Republik Turki, Lalu Muhamad Iqbal, menjelaskan isi pertemuan Menhan Prabowo dengan Presiden Erdoğan. 

Sebelum diterima Presiden Erdogan, Menhan Prabowo juga melakukan kunjungan resmi ke Menteri Pertahanan Turki, Hulsi Akar, dimana Menhan diterima dengan upacara kemiliteran. Menhan juga melakukan kunjungan kehormatan kepada Ketua Presidensi Industri Pertahanan (SSB), Ismail Demir. SSB adalah lembaga yang dipimpin langsung oleh Presiden Turki dan membawahi seluruh industri pertahanan di Turki. 

“Menhan mengharapkan agar Perjanjian Pertahanan diantara kedua negara dapat segera dibahas dan ditandatangani”, terang Dubes Iqbal menjelaskan isi pembicaraan Menhan Prabowo dengan Menhan Hulusi Akar.

“Tidak hanya peningkatan kemampuan alutsista yang menjadi perhatian Menhan dalam pertemuan-pertemuan tersebut, tapi juga kapasitas personil TNI mendapatkan perhatian. Karena itu kerjasama di bidang pendidikan dan pelatihan akan mendaparkan porsi perhatian yang signifikan dan akan segera dimulai”, imbuh Dubes Iqbal. 

Selain melakukan pertemuan dengan Presiden dan pejabat tinggi di bidang pertahanan, Menhan Prabowo juga melakukan kunjungan lapangan ke Armada Utama Angkatan Laut Turki di Gölcük, Kocaeli (27/11). Di Markas Armada Utama yang juga merupakan galangan kapal selam tersebut, Menhan Prabowo diterima langsung oleh Komandan Armada Utama, Laksamana Ercument Tatlıoğlu. Menhan juga berkesempatan meninjau langsung kapal perang kelas Corvet terbaru produksi Turki, TCG Kinaliada.

Indonesia dan Turkey memiliki kerjasama yang kuat di bidang pertahanan. Kedua negara sudah memiliki MoU tentang Kerjasama Industri Pertahanan sejak 2010 dan akan diperluas  melalui MoU Kerjasama Pertahanan yang diharapkan dapat ditandatangani pada tahun 2020. Indonesia-Turki juga sudah berhasil mengembangkan bersama tank kelas menengah (medium tank) dengan teknologi terbaru. Tank tersebut diharapkan sudah akan mulai diproduksi bersama pada tahun 2020.



Berita Terkait