Stephane Dujarric: "Ketegangan di Idlib Akan Membahayakan 3 Juta Nyawa"

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Stephane Dujarric memperingatkan bahwa ketegangan yang memanas di Suriah bagian barat laut dan peningkatan serangan di Idlib akan membahayakan keselamatan 3 juta warga sipil.

Stephane Dujarric: "Ketegangan di Idlib Akan Membahayakan 3 Juta Nyawa"

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Stephane Dujarric memperingatkan bahwa ketegangan yang memanas di Suriah bagian barat laut dan peningkatan serangan di Idlib akan membahayakan keselamatan 3 juta warga sipil.

Dalam penjelasan pers hariannya, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk serangan yang berkelanjutan terhadap warga sipil, rumah sakit dan sekolah, kata Dujarric.

Dujarric mengatakan,

"Peningkatan serangan terhadap Idlib dapat menciptakan gelombang masalah baru yang akan mempengaruhi kehidupan 3 juta warga sipil."

Dujarric menyerukan ke semua pihak untuk menghormati hukum humaniter internasional sebagaimana Rusia dan Turki pada tahun 2018 telah menekankan perlunya untuk segera kembali ke rekonsiliasi Idlib.

Dujarric ingat bahwa 15.000 orang mengungsi ke utara Hama karena bentrokan dan lebih dari setengah juta orang harus meninggalkan rumah mereka lagi dalam 4 bulan terakhir.

Idlib, Suriah bagian barat laut dikenal sebagai kubu oposisi sejak awal perang saudara terjadi. Pusat Idlib, yang populasinya telah mencapai 4 juta, telah berada di bawah kendali kelompok oposisi pada Maret 2015. Idlib adalah salah satu wilayah yang paling ditargetkan rezim.

Pasukan rezim terus melakukan serangan mereka dengan dukungan para pendukung mereka meskipun kesepakatan perdamaian ditandatangani pada 17 September 2018 di Sochi, Rusia.

Menurut Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR), setidaknya 843 warga sipil tewas akibat serangan pasukan rezim Suriah dan Rusia terhadap Zona Bebas Ketegangan Idlib pada 26 April-19 Agustus.



Berita Terkait