Kepala PBB Memperingatkan terhadap Referendum Irak Kurdi

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres pada hari Minggu memperingatkan agar tidak melakukan referendum yang direncanakan untuk kemerdekaan di Pemerintah Daerah Kurdi Irak utara (KRG).

809465
Kepala PBB Memperingatkan terhadap Referendum Irak Kurdi

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres pada hari Minggu memperingatkan agar tidak melakukan referendum yang direncanakan untuk kemerdekaan di Pemerintah Daerah Kurdi Irak utara (KRG), juru bicaranya mengatakan melalui sebuah pernyataan.

"Sekretaris Jenderal percaya bahwa keputusan sepihak untuk mengadakan referendum pada saat ini akan mengurangi kebutuhan untuk mengalahkan Negara Islam Irak dan Syam (ISIL), dan juga rekonstruksi kembali wilayah yang dibutuhkan dan fasilitasi pengembalian yang aman, sukarela dan bermartabat. lebih dari tiga juta pengungsi dan pengungsi internal, "kata Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan, merujuk pada kelompok militan Daesh.

"Sekretaris Jenderal menghormati kedaulatan, integritas teritorial dan kesatuan Irak dan menganggap bahwa semua masalah yang menonjol antara federal Pemerintah dan Pemerintah Daerah Kurdistan harus diselesaikan melalui dialog terstruktur dan kompromi yang membangun, "Dujarric menambahkan.

Referendum yang tidak mengikat tersebut direncanakan untuk melihat warga di provinsi yang dikontrol oleh pemungutan suara KRG untuk merdeka dari Baghdad pada 25 September.

Provinsi Kirkuk yang kaya minyak adalah salah satu daerah yang diperebutkan dimana pemungutan suara direncanakan berlangsung di.

Pekan lalu, anggota parlemen Irak memilih menentang referendum kemerdekaan Kurdi dan meminta pemerintah Baghdad untuk melakukan negosiasi dengan pemerintah Kurdi yang semi otonom.



Berita Terkait