4.500 Warga Irak Mengungsi dari Mosul

Sebanyak 4.500 warga sipil telah meninggalkan kota Mosul, Irak utara, selama tiga hari terakhir sebagaimana pasukan pemerintah meluncurkan tahap kedua pertempuran untuk merebut kembali kota dari tangan teroris, ISIS.

646898
4.500 Warga Irak Mengungsi dari Mosul

Iyad Rafid dari Bulan Sabit Merah Irak mengatakan bahwa warga sipil yang melarikan diri dari selatan dan timur Mosul menetap di kamp-kamp oleh Kementerian Pemindahan dan Migrasi Irak bersama dengan lembaga bantuan lokal dan internasional.

"1.500 warga sipil ditempatkan di kamp pengungsi Hazir sementara 3.000 lainnya menetap di kamp Al-Jad'ah [pinggiran Mosul]," katanya.

Sejak operasi dimulai Oktober lalu, pasukan Irak telah dilaporkan merebut kembali lebih dari seperempat dari Mosul, yang pernah dianggap kota terbesar kedua Irak dalam hal populasi.

Menurut badan pengungsi PBB, situasi kemanusiaan di kota itu "mengerikan" dengan stok makanan yang semakin menipis dan harga bahan pokok yang melonjak  sejak awal serangan Mosul.

Sementara itu, kepala komite parlemen Irak untuk urusan pengungsi, Ra'ad al-Dahlaki, mengatakan pekan lalu bahwa 145.000 warga sipil telah meninggalkan kota tersebut sejak awal operasi.

Meskipun harapan awal bahwa kota itu akan direbut kembali pada akhir tahun ini, Perdana Menteri Haider al-Abadi mengatakan pada tahun  Desember2016 bahwa setidaknya tiga bulan diperlukan untuk menyingkirkan ISIS dari Irak.



Berita Terkait