PM Irak: Milisi Syiah Siap Bantu Suriah Jika Diperlukan

Wakil Presiden Irak Nouri Al-Maliki, pada Senin mengatakan milisi Syiah Hashd al-Shaabi bisa masuk Suriah untuk membantu "saudara Suriah" jika diperlukan.

642726
PM Irak: Milisi Syiah Siap Bantu Suriah Jika Diperlukan

Pernyataannya muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kelompok Syiah bersenjata yang memicu bentrokan sektarian di Irak utara, khususnya kota yang padat penduduk Turkmen, Tal Afar, dan pada penduduk Sunni, Mosul.

"Jika kita sukses melawan Daesh dan berhasil membebaskan tanah kita, kita bisa masuk ke Suriah jika saudara-saudara kita di sana butuh bantuan terhadap Daesh," kata Malik pada pertemuan pers di ibukota Iran Teheran.

Sebuah kelompok payung dari milisi Syiah pro-pemerintah, Hashd al-Shaabi didirikan pada tahun 2014 dengan tujuan memerangi kelompok teroris Daesh.

The Hashd al-Shaabi telah dituduh di masa lalu melakukan pelanggaran terhadap warga sipil di daerah Sunni - yang mayoritas telah direbut kembali dari Daesh - tuduhan yang telah dibantah.

Pejabat Hashd Al-Shabi juga mengulangi pernyataan yang sama bersumpah untuk berjuang bersama rezim Assad di Suriah setelah Irak.

Pada bulan November 2016, parlemen Irak menyetujui proposal untuk secara resmi menggabungkan Hashd al-Shaabi ke dalam angkatan bersenjata Irak.

Tidak ada data resmi mengenai ukuran Hashd al-Shaabi, tapi beberapa sumber mengatakan terdapat 300.000 pejuang di lapangan.

Perdana Menteri Irak Haidar Al-Abadi sebelumnya mendesak semua kelompok bersenjata di bawah milisi Shaabi untuk mematuhi kebijakan Baghdad yang tidak mengganggu urusan internal negara lain.

"Hashd al-Shaabi harus menghormati negara-negara tetangga kami. Berjuang di luar Irak tidak akan meringankan beban kita. Kami tidak ingin mengambil bagian dalam bentrokan regional," katanya.



Berita Terkait