Korban Tewas Flu Babi di Myanmar Meningkat

Jumlah orang yang meninggal akibat flu babi telah mencapai 23, otoritas kesehatan Myanmar mengkonfirmasi pada hari Jumat.

Korban Tewas Flu Babi di Myanmar Meningkat

Sebanyak 535 orang telah dirawat di rumah sakit dengan infeksi saluran pernapasan akut parah di sepuluh dari 15 wilayah di negara ini sejak 21 Juli, menurut Departemen Kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan dan Olahraga.

Departemen tersebut mengatakan dalam sebuah siaran pers bahwa wabah tersebut telah menewaskan 23 pasien sejauh ini, sementara 204 lainnya dikonfirmasi terinfeksi virus H1N1.

Than Tun Aung, wakil direktur jenderal Departemen Kesehatan, mengatakan bahwa wabah itu hanya musiman, dan bukan kejadian yang tidak biasa.

"Ini musim hujan yang merupakan musim flu bagi negara kita," katanya, mengakui bahwa tingkat infeksi telah meningkat saat virus tersebut menyebar melalui udara.

Organisasi Kesehatan Dunia memberikan dukungan teknis kepada pemerintah Myanmar, berkonsultasi dengan pakar regional, dan menawarkan bantuan untuk melakukan pengujian di luar negeri, tambahnya.

Selain wabah flu babi, Myanmar juga mengkonfirmasi wabah virus H5N1 bulan lalu, yang biasa dikenal dengan flu burung, di Yangon dan di wilayah paling selatan di Tanintharyi.



Berita Terkait