Sejarah Badan Kerjasama dan Pengembangan Internasional Turki (TIKA)

TIKA didirikan pada tahun 1992 dengan berakhirnya Perang Dingin dan pembubaran Uni Republik Sosialis Soviet (Uni Soviet) pada tahun 1992.

Sejarah Badan Kerjasama dan Pengembangan Internasional Turki (TIKA)

Lembaga-Lembaga Bantuan Sukarela Turki 1

Dalam program “Lembaga-Lembaga Bantuan Sukarela Turki,” kami akan membahas beberapa negara dan daerah yang menandatangani berbagai proyek sosial budaya dengan lembaga-lembaga Turki seperti, Yunus Emre Institute, Kementerian Luar Negeri Turki, TIKA dan Bulan Sabit Merah (Badan Pembangunan Ekonomi Turki). Dalam konteks ini, kami akan memberikan beberapa informasi tentang sejarah TIKA, dan kami akan mencoba untuk membahas secara singkat kegiatan lembaga ini dalam program kami berikutnya.

TIKA didirikan pada tahun 1992 dengan berakhirnya Perang Dingin dan pembubaran Uni Republik Sosialis Soviet (Uni Soviet) pada tahun 1992 dengan tujuan untuk mengembangkan kerja sama yang kuat antara Republik Turki dengan wilayah-wilayah yang memiliki keterkaitan sejarah dan budaya dengan Turki.

 

 

Dari tahun 1992 hingga tahun 2002, TIKA mengerjakan total 2.500 proyek dengan 12 kantor yang berada di luar negeri dan mengalami peningkatan setiap harinya dengan kebijakan luar negeri Turki yang aktif dan berprinsip. Saat ini, TIKA merupakan organisasi global yang beroperasi di 59 negara dengan 61 Kantor Koordinasi Program dan 170 negara. Melalui TIKA, Turki berupaya untuk menciptakan zona damai dengan negara-negara sahabat.

Dengan mengatakan, "dimanapun berada, dimana ada penderitaan, sedikit atau banyak Turki pasti akan menyalurkan bantuan," Presiden Recep Tayyip Erdoğan menggambarkan TIKA sebagai lembaga yang setiap tahunnya dapat menyalurkan lebih banyak bantuan ke orang-orang dari penjuru arah. TIKA terus melakukan proyek berkualitas di semua bidang kehidupan manusia, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan, dimanapun lembaga ini berada.

 

 

 

 



Berita Terkait