Turki dan Uni Eropa Terus Lakukan Kerjasama

Juru bicara kepala Komisi Eropa Margaritis Schinas pada hari Senin meminta kerjasama lanjutan antara Turki dan Uni Eropa.

Turki dan Uni Eropa Terus Lakukan Kerjasama

Berbicara di sebuah konferensi pers di Brussels, Schinas mengatakan: "Uni Eropa dan Turki harus dan akan terus bekerja sama."

Ucapannya muncul setelah pertemuan puncak para pemimpin NATO pekan lalu di Brussels dimana Presiden Recep Tayyip Erdoğan bertemu dengan Presiden Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker, Presiden Dewan Uni Eropa Donald Tusk dan Presiden Parlemen Eropa Antonio Tajani.

Schinas mengatakan bahwa pertemuan antara Erdoğan dan pejabat Uni Eropa diadakan secara konstruktif.

Di bawah perjanjian pendaftaran kembali Uni Eropa-Turki yang ditandatangani pada bulan Maret ini, Turki diharapkan dapat kembali menerima semua pencari suaka yang tidak beraturan yang mencapai pulau-pulau Yunani dari negara tersebut.

Namun liberalisasi visa di negara-negara zona Schengen merupakan salah satu janji penting Uni Eropa yang dibuat berdasarkan kesepakatan tersebut, yang dimaksudkan untuk meningkatkan kerja sama Uni Eropa-Turki dalam menangani krisis pengungsi dan mempercepat perundingan keanggotaan Turki.

Turki sejauh ini telah memenuhi sebagian persyaratan untuk liberalisasi visa, namun tuntutan Uni Eropa atas perubahan undang-undang anti-terorisme Ankara menyebabkan jalan buntu dalam negosiasi.

Pihak berwenang Turki sebelumnya mengatakan kesepakatan pengungsi bisa runtuh jika Uni Eropa gagal memberikan Turki liberalisasi visa yang dijanjikan pada akhir tahun ini.



Berita Terkait