Eko Politik (19)

Kami akan sajikan kajian dari Prof. Dr. Erdal Tanas KARAGÖL, Departemen Ekonomi, Fakultas Ilmu Politik, Universitas Yıldırım Beyazit

Eko Politik (19)

Paket restrukturisasi utang dan paket reformasi sosial yang diumumkan oleh Perdana Menteri Binali Yıldırım pada awal pekan sebelumnya termasuk berbagai restrukturisasi utang publik, manfaat pensiun, dan dukungan Bağ-Kur. Dengan paket reformasi ini, banyak masalah yang mengganjal selama bertahun-tahun akan terpecahkan dan ekonomi akan menjadi dinamis. Dengan kata lain, kita dapat mengatakan bahwa dinamika ekonomi dapat mulai bergerak.

Pertama-tama, isu pembayaran utang publik merupakan hal yang sangat penting bagi pedagang, aktor industri dan karyawan. Premi asuransi direstrukturisasi dengan menawarkan peluang dalam pembayaran utang seperti pajak dan denda lalu lintas.

Di sisi lain, dengan stok tanpa batas, akan dipastikan bahwa produk yang ada dalam stok selama beberapa tahun terakhir, tetapi tidak terlihat dalam catatan, akan diatur sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. Selain itu, masyarakat yang membayar utang dengan jumlah penuh, didiskon  90%  atas bunga default, sehingga sangat memudahkan masyarakat untuk membayar utang mereka.

Reformasi lain ditunjukan untuk kalangan generasi muda. Dalam beberapa tahun terakhir, telah diambil langkah-langkah penting untuk mendukung dan mempromosikan kewirausahaan anak-anak muda di Turki. Langkah-langkah itu ada dalam paket reformasi. Kali ini diputuskan bahwa anak-anak muda yang membuka bisnis mereka sendiri akan dibayar oleh premium negeri Bağ-Kur selama satu tahun.

Reformasi ini menyatukan kewiraswastaan dan dinamisme muda dengan memberikan peluang di bidang yang sama. Dapat kita katakan bahwa reformasi ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan lapangan kerja bagi kaum muda dan mengurangi pengangguran di kalangan generasi muda.

Di sisi lain, ada kabar gembira untuk para lansia dan pensiunan. Memberikan bonus 1000 Turkish Lira sebelum dua hari pensiun, 266 Turlish Lira bagi yang berumur di atas 65 tahun, dan 500 Turkish Lira bagi pensiun lansia, hal ini menunjukkan bahwa para lansia, yang termasuk kelompok masyarakat yang kurang beruntung dalam hal distribusi, selalu diberikan perhatian. 

Masalah zonasi yang telah menjadi problem serius dalam ekonomi dan merupakan hambatan dalam arti sektoral juga telah terpecahkan. Kita dapat katakan bahwa dengan adanya pengaturan bangunan yang merupakan masalah zonasi dan memberikan dokumen registrasi bangunan, urbanisasi akan memasuki proses yang lebih sehat. Dengan reformasi ini, masyarakat akan menerima pemasukan dalam jumlah yang signifikan.

Dengan adanya menerapkan aturan tanah yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan, para petani di desa-desa akan tersenyum. Dengan aturan ini, petani yang menggunakan tanah perbendaharaan di desa-desa dapat membeli tanah selama 10 tahun. Bahkan ada kemungkinan dapat memperpanjangnya selama 10 tahun lagi. Dalam hal keberlangsungan kegiatan ekonomi di desa-desa, pengaturan ini memberikan hak istimewa yang penting.

Seiring berlangsungnya waktu, dengan paket reformasi ini, daya beli warga akan meningkat dan pasar akan semakin kuat, sehingga baik masyarakat maupun orang-orang yang terlibat dalam sektor ini akan senang. Dengan ketentuan ini, sebenarnya mereka disiapkan untuk terobosan masa depan, khususnya tentang hutang pengusaha.

Investor dapat merasakan adanya peningkatan investasi yang signifikan karena mereka terlibat dalam peran yang lebih aktif dan prosedur investasi yang semakin mudah. Jelas bahwa peningkatan pangsa investasi akan memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi 2018.

Paket yang berisi reformasi dalam hal inklusivitas ini menempatkan semua kalangan masyarakat menjadi subjek ekonomi. Oleh karena itu, reformasi yang akan mewujudkan harapan dan keinginan masyarakat dan para aktor indutri ini akan menjadi kenyatan.

Kini, perlu diterapkan kebijakan yang reformatif untuk memberikan solusi dalam masalah utang pengusaha dengan cara yang lebih mudah, meningkatkan pendapatan pensiunan dan daya beli serta memberikan kontribusi untuk para petani di pedesaan.

 

Demikian kajian dari Prof. Dr. Erdal Tanas KARAGÖL, Departemen Ekonomi, Fakultas Ilmu Politik, Universitas Yıldırım Beyazit



Berita Terkait