Menteri Luar Negeri Inggris Tolak Pemindahan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem

Boris Johnson, berbicara melalui telepon dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Menteri Luar Negeri Inggris Tolak Pemindahan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem

Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson, menyatakan bahwa negaranya menolak pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Israel ke Yerusalem.

Boris Johnson, berbicara melalui telepon dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Menurut kantor berita resmi Palestina, WAFA, dalam percakapan itu, Johson yang menyatakan bahwa negaranya menolak pemindahan Kedutaan Besar AS untuk Israel ke Palestina dan menyampaikan bela sungkawa kepada warga sipil yang menjadi korban jiwa di Gaza, juga menyatakan bahwa negaranya siap membantu untuk berpartisipasi dalam menciptakan perdamaian.

Presiden Palestina Abbas menyatakan dirinya senang dengan sikap Inggris, dan menekankan bahwa Palestina mendukung pembentukan proses perdamaian berdasarkan legitimasi internasional.

Abbas yang menekan bahwa setelah AS menghilangkan isu Yerusalem dan pengungsi di meja perundingan, solusi satu negara Palestina-Israel akan tidak dapat diterima, kini mereka menginginkan mekanisme internasional untuk menjamin terciptanya perdamaian.

Tentara Israel menembaki warga Palestina yang tengah berdemonstrasi di perbatasan Gaza untuk menolak pemindahan Keduataan Besar AS untuk Israel ke Yerusalem dan memperingati hari Nakbah (Malapetaka Besar) yang ke-70, dengan peluru tajam, sehingga menewaskan 63 warga Palestina dan menyebabkan 3000-an lainnya menglami luka-luka.



Berita Terkait