Pasukan Filipina Menangkap Tersangka terkait ISIS

Empat tersangka teroris terkait ISIS ditangkap oleh pasukan keamanan di Visayas tengah dan kepulauan Mindanao selatan pada hari Minggu.

Pasukan Filipina Menangkap Tersangka terkait ISIS

Pihak berwenang mengatakan operasi tersebut untuk menangkap ratusan anggota kelompok Maute, Abu Sayyaf dan Bangsamoro Islamic Freedom Fighters karena menghasut tindakan pemberontakan.

Kapten Leopoldo Panopio, komandan Penjaga Pantai Filipina di Mindanao Utara, mengatakan seorang saudara perempuan pemimpin Maute - Omarkhayam dan Abdullah - dan dua lainnya ditangkap di dekat pelabuhan Iloilo di Visayas pada hari Minggu.

Dalam komentar yang dilaporkan oleh berita GMA, dia mengatakan bahwa saudara perempuan pemimpin Maute ditangkap pada pukul 15.00 waktu setempat saat berada di kapal, MV St. Therese of the Child Jesus.

Menurut Panopio, wanita tersebut mengaku bahwa dia adalah saudara perempuan yang dicari dan dia menggunakan identitas palsu di pelabuhan Cagayan de Oro City.

Omarkhayam dan Abdullah adalah pemimpin kelompok Daame yang terinspirasi ISIS, yang memimpin pengepungan di kota Marawi di pulau Mindanao.

Jumlah orang yang tewas dalam baku tembak yang sedang berlangsung antara pasukan pemerintah dan teroris terkait ISIS di kota tersebut telah meningkat menjadi 310 orang, kata seorang pejabat militer pada hari Jumat.

Letnan Kolonel Emmanuel Garcia, komandan Kelompok Hubungan Sipil ke-4 Angkatan Bersenjata, mengatakan 225 anggota kelompok bersenjata Maute, 59 petugas keamanan dan 26 warga sipil telah tewas sejak pecahnya konflik pada 23 Mei.

Konflik tersebut mendorong Presiden Rodrigo Duterte untuk menempatkan Mindanao di bawah darurat militer, yang sekarang berada di minggu keempat.



Berita Terkait